Arsip Buddhism

Tempat Ziarah

borobudur

 

Dhammayatra terdiri dari dua kata yaitu dhamma dan yatra. Dhamma artinya benar. sedang yatra artinya di tempat mana. Jadi Dhammayatra artinya “tempat dhamma/yang berhubungan dengan dhamma”. Yang perlu dikunjungi oleh umat Agama Buddhi, karena mengunjungi tempat dhamma inilah maka akhirnya dhammayatra secara umum berarti berziarah ke tempat–tempat suci.

Kamma baik dari berdhammayatra besar sekali, karena membuat kita terlahir di alam surga.

Ananda, bagi mereka yang dengan keyakinan kuat melakukan ziarah ke tempat–tempat itu, maka sesudah mereka mati , mereka akan terlahir di alam surga“ – Mahaparinibbana Sutta.

Jadi, saat Anda berziarah, perhatikan tempat itu dengan penuh keyakinan. Sehingga itu melekat kuat pada bawahsadar. Dan jika Anda mati, bawahsadar bagian Anda mengunjungi Borobudur itu akan akan mengalahkan memori Anda yang lain, sehingga Anda terlahir di alam surga.

5 Tempat Ibadah Agama Buddhi:

1. Lumbini
Adalah tempat kelahiran Pangeran Siddhartha yang kelak menjadi Buddha, Lumbini sekarang ini dikenal pula dengan nama Rummindei terletak di kerajaan Nepal, kira – kira  10 km dari perbatasan India, di utara kota Gorakpur, Uttar Prades, India.

2. Buddhgaya
Pada waktu pencapaian keBuddhaan, Buddha Gaya merupakan hutan yang dikenal dengan nama hutan Uruvela. Buddhgaya terletak di distrik Gaya, Bihar, India. ada stupa Maha Bodhi dan pohon Bodhi asli tempat Sang Buddha mencapai Pencerahan.

3. Varanasi
Di Taman Rusa ( Migadaya ), Isipathana, Baranasi, Sang Buddha membabarkan khotbah pertama, Dhammacakkapavatthana Sutta kepada lima orang petapa yaitu ( Kondanna, Vappa, Bhadiya, Mahanama, Assajji ). Sekarang tempat ini lebih dikenal dengan nama Sarnath.
Sarnath terletak di distrik Varanasi, Uttar Pradesh, India kira – kira 10 km dari kota Varanasi

4. Kusinara
Kusinara sekarang ini dikenal dengan nama Kushinagar, yang terletak di distrik Deoria, Uttar Pradesh, India atau 55 km arah timur dari kota Gorakpur.
Di kusinara, pada usia 80 tahun Sang Buddha parinibbana atau meninggal dibawah dua pohon sala kembar. Untuk memperingati tempat ini, telah didirikan sebuah stupa yang dikenal dengan nama Mahaparinibbana Stupa dan sebuah vihara yang memiliki Buddha Rupang besar dengan posisi tidur.
Kira – kira 1,61 km ke arah timur dari tempat Sang Buddha parinibbana, di jalan dari kasia ke deoriate terdapat Makutabandhana Cetiya atau Stupa Kremasi. Stupa ini didirikan untuk memperingati tempat dimana jasad Sang Buddha dikremasikan.
Stupa ini berdiameter 34,14 m dalam bentuk lingkaran drum, pada dasarnya berdiameter 47,25 m. Didekat Stupa ini terdapat sebuah kolam Ramabhar Jhil yang kering dimusim panas.

5. Borobudur
Barabudur adalah nama sebuah situs Buddha purba yang terletak di Barabudur, Magelang, Jawa Tengah, yang didesain oleh Arsitek tersohor pada abad ke-8 Masehi, Gunadharma.
Meski rakyat Indonesia menyebutnya Candi Borobudur, sebenarnya Kata “Candi” berasal dari kata “Candika”, yaitu nama lain dari Dewi Durga. Candi digunakan sebagai tempat pemujaan Dewa–Dewi dalam tradisi Hindu. Di India, bangunan yang berhubungan dengan agama Buddha disebut “Stupa”.
Nama Borobudur berasal dari dua sukukata;
1. Bara, yang berasal dari kosakata Sanskerta “Vihara” atau “Bihara”.
2. Budur, dalam bahasa Bali “BEDUHUR” yang artinya “Atas”.
Jadi, BARABUDUR artinya Bihara yang terletak di atas bukit.
Casparis memperkirakan, pendiri Borobudur adalah raja dari dinasti Syailendra bernama Samaratungga sekitar 824 M. Bangunan raksasa itu baru dapat diselesaikan pada masa putrinya, Ratu Pramudawardhani. Pembangunan Borobudur diperkirakan memakan waktu setengah abad.
Borobudur berbentuk limas yang berundak-undak dengan tangga naik pada keempat sisinya ( timur, selatan, barat dan utara ). Bentuk limas berundak-undak merupakan pengaruh dari budaya asli Jawa ( punden berundak ), sedangkan relief cerita dan Stupanya merupakan asli Buddhis.
Bangunan Borobudur menggambarkan 3 tingkat kesadaran manusia, yaitu: Kesadaran lapis nafsu, lapis fisik, dan lapis gaib.

Satu Tanggapan to “Tempat Ziarah”

  1. Mahavatar said

    Meski Shakyamunibuddha dan Vamabuddha cuma menyebut 5 tempat itu saja sebagai tempat suci umat Agama Buddhi, tapi tak ada salah umat Agama Buddhi juga mampir di tempat-tempat ini, karena masih berkaitan dengan Agama Buddhi:

    India:
    a. Rajagaha
    Rajagaha sekarang terkenal dengan nama Rajgir, Rajagaha adalah ibukota kerajaan Magadha, yang diperintah oleh Raja Bimbisara, Di kota Rajagaha ini terdapat sebuah bukit yang sangat terkenal di masa Sang Buddha, yaitu bukit Gijjhaguta atau Puncak Burung Nasar. Di puncak bukit ini Sang Buddha sering tinggal. Tidak jauh dari Rajagaha terdapat perbukitan, diantara bukit – bukit itu terdapat Goa Sattapani yaitu tempat Maha Samaya I, yang pada kesempatan itu Bhikkhu Ananda mengucapkan Sutta Pitaka.

    b. Savatthi
    Savathi sekarang dikenal dengan nama Saheth Maheth, merupakan reruntuhan pula, Savathi adalah ibukota kerajaan kosala, Disini terdapat Vihara Jetavana yang didirikan oleh Anathapindika. Gandhakuti yang sering disebut dalam Tipitaka berada di Vihara Jetavana, sekarang bekas Vihara dan Gandhakutimasih dapat kita temukan.

    Indonesia:
    a. Candi Pawon
    Candi Pawon mempunyai bilik, didalamnya tak terdapat satu patungpun juga, tidak diketahui guna dari bilik ini, tidak jelas juga untuk tempat pemujaan Dewa atau apa, oleh karena itu tidak dapat dipastikan apa fungsi Candi Pawon dalam hubungannya dengan candi Borobudur. Dimungkinkan candi Pawon sebagai tempat istirahat dalam perjalanan ziarah, karena letak candi ini di antara candi Mendud dan Candi Borobudur.

    b. Candi Mendut
    Candi Mendud, sebagai tempat Puja Bhakti. Di dalam biliknya terdapat sebuah Buddha Rupam ( besar ) yang menggambarkan Sang Buddha sedang duduk di atas singgasana, sikap tangan menggambarkan saat ia pertama kali memberikan wejangan di taman Rusa. Buddha Rupam ini diapit oleh Avalokitesvara dan Vajrapani.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: